- Diposting oleh : Irfal Khairul Fadri
- pada tanggal : Senin, Agustus 10, 2026
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya STAI-PIQ Sumatera Barat untuk memperluas wawasan akademik, mengembangkan kajian pendidikan, berbagi pengetahuan, serta membangun jejaring dengan lingkungan pendidikan di kawasan Asia Tenggara.
Dalam bidang penelitian, Dr. Hamdani Abdi, M.Pd. bersama timnya yaitu Bujang, S.I.Q., MA. dan Irfal Khairul Fadri, S.I.Q., M.Pd. melaksanakan penelitian dengan mengangkat proposal berjudul “Integrasi Kurikulum Sassanah dan Saman dalam Membentuk Karakter Holistik Siswa di Chongraksat Wittaya School, Pattani, Thailand.”
Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji secara mendalam integrasi Kurikulum Sassanah dan Saman serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter siswa secara holistik. Kajian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penerapan kedua kurikulum tersebut dalam konteks pendidikan di Chongraksat Wittaya School, sekaligus menjadi bahan refleksi dan pengembangan bagi pendidikan Islam.
Sementara itu, pada bidang pengabdian kepada masyarakat, dosen STAI-PIQ Sumatera Barat memperkenalkan Metode Tartil karya Al-Ghazali, SMIQ., MA. sebagai materi pembelajaran Al-Qur’an. Kegiatan tersebut disampaikan oleh Bujang, S.I.Q., MA. dan Irfal Khairul Fadri, S.I.Q., M.Pd., dosen STAI-PIQ Sumatera Barat.
Penelitian Internasional tentang Integrasi Kurikulum
Penelitian dengan judul “Integrasi Kurikulum Sassanah dan Saman dalam Membentuk Karakter Holistik Siswa di Chongraksat Wittaya School, Pattani, Thailand” menjadi salah satu bagian utama dalam rangkaian kegiatan akademik STAI-PIQ Sumatera Barat di Thailand.
Kurikulum Sassanah dan Saman merupakan bagian penting dalam konteks pendidikan di Chongraksat Wittaya School. Sejumlah kajian sebelumnya juga mencatat bahwa sekolah tersebut menerapkan kurikulum keagamaan dan kurikulum akademik umum dalam penyelenggaraan pendidikannya.
Melalui penelitian internasional ini, STAI-PIQ Sumatera Barat berupaya mengkaji bagaimana integrasi kedua kurikulum tersebut dapat dipahami dalam perspektif pembentukan karakter peserta didik secara holistik.
Kajian tersebut menjadi relevan karena pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana proses pendidikan membentuk peserta didik yang memiliki nilai, karakter, dan kemampuan berkembang secara menyeluruh.
Pelaksanaan penelitian di lingkungan pendidikan Thailand juga memberikan kesempatan bagi dosen STAI-PIQ Sumatera Barat untuk memperoleh pengalaman akademik secara langsung dalam konteks pendidikan yang berbeda. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif penelitian serta menjadi bahan pengembangan kajian pendidikan dan kurikulum di lingkungan perguruan tinggi.
Memperkenalkan Metode Tartil dalam Pembelajaran Al-Qur’an
Selain penelitian, kegiatan di Chongraksat Wittaya School juga diisi dengan pengabdian kepada masyarakat melalui pengenalan Metode Tartil karya H. Al-Ghazali, SMIQ., MA.
Materi yang disampaikan mencakup dua bagian pembelajaran. Jilid 1 berjudul “Metode Tartil: Cara Belajar Membaca dan Menulis Al-Qur’an”, yang berfokus pada pembelajaran dasar membaca dan menulis Al-Qur’an.
Selanjutnya, Jilid 2 berjudul “Metode Tartil: Ilmu Tajwid Praktis”, yang berfokus pada pembelajaran ilmu tajwid secara praktis sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan ketepatan dalam membaca Al-Qur’an.
Pengenalan materi tersebut menjadi bentuk berbagi pengetahuan dan pengalaman pembelajaran Al-Qur’an dari Indonesia kepada lingkungan pendidikan di Thailand.
Kegiatan ini sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman mengenai pembelajaran Al-Qur’an dalam lingkungan pendidikan yang memiliki latar sosial dan sistem pendidikan yang berbeda.
Penelitian dan Pengabdian dalam Kerangka Tridarma
Pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan memperlihatkan keterkaitan antara pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.
Penelitian memberikan ruang bagi dosen untuk mengkaji realitas pendidikan secara akademik. Sementara pengabdian kepada masyarakat menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman yang relevan kepada masyarakat.
Dalam konteks kegiatan di Thailand, kedua aktivitas tersebut memberikan manfaat akademik secara timbal balik. STAI-PIQ Sumatera Barat dapat memperkenalkan pengalaman dan keilmuan yang berkembang di Indonesia, sekaligus memperoleh perspektif baru dari lingkungan pendidikan Thailand.
Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yang tidak terbatas pada lingkungan lokal, tetapi dapat dikembangkan melalui jejaring dan kolaborasi lintas negara.
Memperluas Jejaring Akademik di Asia Tenggara
Kegiatan di Chongraksat Wittaya School menjadi salah satu langkah STAI-PIQ Sumatera Barat dalam memperluas komunikasi dan jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara.
Interaksi dengan lingkungan pendidikan di Thailand memberikan kesempatan untuk memperluas perspektif mengenai kurikulum, pembentukan karakter, pendidikan Islam, dan pembelajaran Al-Qur’an.
Jejaring tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi peluang kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang, baik dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran pengetahuan, forum akademik, maupun bentuk kerja sama kelembagaan lainnya.
Bagi STAI-PIQ Sumatera Barat, membangun jejaring internasional tidak hanya berarti hadir di luar negeri, tetapi juga menciptakan hubungan akademik yang dapat menghasilkan pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan manfaat yang berkelanjutan.
Memperkuat Arah Internasionalisasi STAI-PIQ
Kegiatan penelitian internasional dan pengabdian kepada masyarakat di Thailand menjadi bagian dari proses STAI-PIQ Sumatera Barat dalam memperluas ruang akademiknya.
Sebagai perguruan tinggi yang memiliki perhatian terhadap Al-Qur’an dan pendidikan Islam, STAI-PIQ terus berupaya mengembangkan kapasitas sivitas akademika melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama.
Penelitian mengenai integrasi Kurikulum Sassanah dan Saman memberikan ruang bagi pengembangan kajian pendidikan dan karakter peserta didik dalam konteks internasional. Sementara pengenalan Metode Tartil memberikan ruang bagi STAI-PIQ untuk berbagi pengalaman dalam pembelajaran membaca, menulis, dan ilmu tajwid Al-Qur’an.
Keduanya menjadi bentuk kontribusi akademik yang konkret melalui penelitian, berbagi ilmu, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dari Sumatera Barat Menuju Ruang Akademik yang Lebih Luas
Kiprah dosen STAI-PIQ Sumatera Barat di Thailand menjadi bagian dari perjalanan untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi Islam dari Sumatera Barat menuju ruang akademik yang lebih luas.
Kegiatan pada 4 Agustus 2026 tersebut bukan sekadar agenda akademik di luar negeri, tetapi juga menjadi pengalaman yang dapat memperkaya wawasan institusi dan sivitas akademika STAI-PIQ Sumatera Barat.
Penelitian tentang integrasi Kurikulum Sassanah dan Saman serta pengabdian melalui pengenalan Metode Tartil karya H. Al-Ghazali, SMIQ., MA. menunjukkan dua bentuk kontribusi yang saling melengkapi: mengembangkan pengetahuan melalui penelitian dan berbagi pengetahuan melalui pengabdian kepada masyarakat.
Ke depan, pengalaman tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi kerja sama dan program akademik yang lebih luas, sehingga hubungan dengan institusi pendidikan di kawasan Asia Tenggara dapat tumbuh menjadi jejaring kolaborasi yang berkelanjutan.
Bagi STAI-PIQ Sumatera Barat, langkah menuju ruang internasional bukan sekadar tentang hadir di negara lain. Yang lebih penting adalah membawa keilmuan, menghasilkan pengetahuan, memberikan manfaat, dan membangun hubungan akademik yang dapat dikembangkan dalam jangka panjang.
Dari Sumatera Barat, STAI-PIQ terus melangkah—membawa ilmu Al-Qur’an, mengembangkan penelitian pendidikan, memperkuat pengabdian kepada masyarakat, dan membangun jejaring akademik menuju ruang pendidikan yang lebih luas.

.jpeg)

.jpeg)

